Mengapa Kashin Koji Mampu Menggunakan Jutsu Kuchiyose Katak? Ini Asal-Usul Kemampuannya

Mengapa Kashin Koji Mampu Menggunakan Jutsu Kuchiyose Katak? Ini Asal-Usul Kemampuannya



Pada seri Boruto Gaiden, kita diperkenalkan dengan sosok pria misterius berambut putih yang memiliki gaya bertarung sangat mirip dengan Jiraiya, sosok tersebut adalah Kashin Koji, salah satu karakter yang sejak kemunculannya berhasil menarik perhatian para penggemar lama Naruto.

Hal yang membuat Kashin Koji semakin menarik bukan hanya karena penampilannya yang mengingatkan kita pada sang Sannin Legendaris, ia juga memiliki gaya bertarung, penggunaan ninjutsu, hingga kemampuan memanggil katak yang sangat identik dengan Jiraiya, meskipun begitu, Koji bukanlah Jiraiya yang hidup kembali, melainkan individu berbeda yang memiliki hubungan khusus dengan sosok tersebut.

Kemiripan inilah yang kemudian memunculkan sebuah pertanyaan menarik di kalangan penggemar Naruto dan Boruto: bagaimana sebenarnya Kashin Koji bisa menggunakan Kuchiyose no Jutsu untuk memanggil katak? Apakah ia pernah mengunjungi Gunung Myōboku, tempat tinggal para katak yang selama ini dikenal sebagai salah satu lokasi penting dalam cerita Naruto?

Jika mengikuti mekanisme Kuchiyose no Jutsu yang sudah diperkenalkan sejak seri Naruto, seorang shinobi pada dasarnya harus memiliki kontrak dengan makhluk yang ingin dipanggilnya, jiraiya, Naruto, dan beberapa pengguna lainnya dapat memanggil para katak karena mereka memiliki kontrak dengan penghuni Gunung Myōboku.

Menariknya, mekanisme tersebut ternyata masih berlaku hingga era Boruto, artinya, penggunaan Kuchiyose no Jutsu tetap berkaitan dengan adanya kontrak antara pengguna dan makhluk yang dipanggil.

Karena itu, kemampuan Koji menjadi cukup menarik untuk dipertanyakan, jika katak yang ia panggil memang berasal dari kelompok yang sama dengan para katak milik Jiraiya dan Naruto, secara logika seharusnya ada suatu proses yang memungkinkan Koji memperoleh akses terhadap mereka, hal tersebut bahkan bisa mengarah pada dugaan bahwa Koji pernah berhubungan dengan Gunung Myōboku atau setidaknya memiliki cara tertentu untuk terhubung dengan para katak tersebut.

Namun, ada satu hal yang membuat persoalan ini semakin menarik, katak-katak yang dipanggil Kashin Koji memiliki karakteristik fisik yang sangat mirip satu sama lain, sekaligus mengingatkan kita pada katak-katak yang selama ini muncul dari Gunung Myōboku, jadi, apakah Koji benar-benar menggunakan katak yang berasal dari sana?

Atau justru ada penjelasan lain mengenai asal-usul katak milik Kashin Koji dan bagaimana dirinya bisa menggunakan teknik Kuchiyose tanpa harus melalui cara yang sama seperti Jiraiya? nah jadi mari kita bahas bersama.

Itu Bukan Katak dari Gunung Myōboku, Melainkan Katak BIONIC


Di seri Boruto Gaiden, sebenarnya sudah dijelaskan bahwa Kashin Koji merupakan manusia buatan yang diciptakan oleh Amado menggunakan materi genetik Jiraiya. Amado mengambil sel milik Jiraiya, kemudian mengembangkannya hingga terciptalah sosok yang memiliki banyak kemiripan dengan sang Sannin Legendaris tersebut. Karena itulah Koji dapat dianggap sebagai semacam versi kloning Jiraiya, meskipun tentu saja ia bukan Jiraiya yang sebenarnya.

Dari informasi tersebut, kita kemudian bisa memahami salah satu hal yang membuat kemampuan Koji terlihat begitu mirip dengan Jiraiya, termasuk kemampuannya dalam menggunakan Kuchiyose no Jutsu. Katak-katak yang selama ini digunakan Koji bukanlah katak yang ia peroleh melalui kontrak dengan penghuni Gunung Myōboku, melainkan katak buatan yang diciptakan oleh Amado untuk mendukung kemampuan Koji.

Dengan kata lain, Koji tidak perlu melakukan perjalanan ke Gunung Myōboku ataupun membuat kontrak dengan Fukasaku, Shima, Gamakichi, atau katak lainnya yang tinggal di sana. Katak yang menjadi bagian dari kemampuan Kuchiyose miliknya memang sejak awal merupakan bagian dari perlengkapan yang dipersiapkan untuk dirinya.

Lalu, mengapa Amado sampai membuat katak-katak tersebut?


Jawabannya berkaitan erat dengan konsep Kashin Koji itu sendiri. Amado tidak sekadar menciptakan tubuh yang memiliki kemiripan dengan Jiraiya, tetapi juga membangun Koji sebagai seorang shinobi yang memiliki kemampuan dan gaya bertarung yang sangat menyerupai sosok aslinya. Karena Jiraiya dikenal sebagai seorang ninja yang begitu identik dengan katak, keberadaan katak menjadi bagian penting untuk menunjang gaya bertarung Koji.

Oleh karena itu, katak-katak tersebut dapat dianggap sebagai bagian dari sistem bertarung Kashin Koji, bukan sekadar makhluk Kuchiyose biasa. Amado menciptakannya agar Koji dapat memanfaatkan kemampuan yang sesuai dengan karakter dan gaya bertarung yang ingin diwariskan kepadanya.

Jadi, kalau sebelumnya kita mengira Koji harus memiliki akses ke Gunung Myōboku agar bisa memanggil katak, ternyata jawabannya justru jauh lebih sederhana: Koji tidak menggunakan katak Gunung Myōboku. Ia menggunakan katak buatan yang dirancang oleh Amado untuk dirinya.

Apakah di Masa Depan Koji Mampu Mengakses Gunung Myōboku dan Membuat Kontrak dengan Katak-Katak di Sana?


Bisa saja. Sampai sejauh cerita yang sudah diperlihatkan, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai hubungan Kashin Koji dengan Gunung Myōboku, termasuk apakah dirinya pernah mengunjungi tempat tersebut atau memiliki kesempatan untuk membuat kontrak dengan para katak yang tinggal di sana.

Hal yang cukup menarik adalah, konsep mengenai tempat-tempat suci yang berkaitan dengan Senjutsu seperti Gunung Myōboku juga belum kembali mendapatkan pembahasan yang begitu besar dalam cerita Boruto. Bisa saja konsep tersebut memang sengaja belum dimasukkan kembali karena belum menemukan momen yang tepat untuk digunakan dalam perkembangan cerita.

Selain itu, kondisi pertarungan di era Boruto juga sudah jauh berbeda dibandingkan zaman Naruto. Musuh-musuh yang dihadapi para shinobi sekarang memiliki kemampuan yang sangat ekstrem, sehingga penggunaan Kuchiyose no Jutsu dalam beberapa situasi mungkin tidak memberikan keuntungan sebesar yang kita bayangkan. Karena itu, bukan tidak mungkin Gunung Myōboku dan para penghuninya memang masih disimpan untuk digunakan pada konflik yang lebih besar di masa mendatang.

Namun, kemungkinan Koji akhirnya memiliki hubungan langsung dengan Gunung Myōboku tetap terbuka.

Mengingat Koji merupakan sosok yang diciptakan berdasarkan materi genetik Jiraiya dan memiliki begitu banyak kemiripan dengan dirinya, akan cukup menarik apabila suatu saat cerita mempertemukan Koji dengan para tetua katak di Gunung Myōboku. Bukan mustahil jika Koji kemudian berhasil mendapatkan kepercayaan mereka dan membangun hubungan sebagai partner, sebagaimana yang pernah dilakukan Jiraiya pada era Naruto.

Jika hal tersebut benar-benar terjadi, maka akan ada sebuah perkembangan yang cukup menarik: Koji yang selama ini hanya menggunakan katak buatan Amado akhirnya memiliki kontrak dengan katak asli Gunung Myōboku. Hal itu juga dapat menjadi salah satu cara untuk memperkuat hubungan antara Koji dan warisan Jiraiya tanpa harus menjadikan keduanya sebagai sosok yang sama.

Penutup


Nah, mungkin segitu saja informasi mengenai alasan mengapa Kashin Koji mampu menggunakan jutsu Kuchiyose katak. Dari penjelasan tersebut, kita juga bisa memahami bahwa katak-katak yang dipanggil oleh Koji kemungkinan bukanlah katak yang berasal langsung dari Gunung Myōboku, melainkan memiliki hubungan atau asal-usul yang berbeda.

Jadi, kemampuan Koji dalam menggunakan Kuchiyose katak tidak serta-merta berarti bahwa dirinya telah membuat kontrak langsung dengan para katak di Gunung Myōboku. Masih ada kemungkinan lain mengenai bagaimana hubungan tersebut terbentuk, dan bukan tidak mungkin in